Di tengah harga properti yang terus naik setiap tahunnya, membuat generasi muda merasa bahwa beli rumah adalah hal yang mustahil. Fenomena ini terjadi di hampir seluruh Indonesia.
Namun, jika ditelusuri lebih jauh, persoalan generasi muda tidak bisa beli rumah bukan karena harga properti yang naik saja. Tapi, juga karena minimnya akses informasi, terbatasnya pilihan yang diketahui, dan rasa takut untuk memulai beli rumah.
Oleh karena itu, bagi Homers yang termasuk generasi muda memahami sumber ketakutan bisa menjadi langkah awal sebelum menemukan jalan yang lebih realistis untuk mempunyai rumah impian.
Ketakutan Generasi Muda Terhadap Harga Rumah

Harga rumah yang tinggi sering menjadi alasan utama anak muda sulit membeli rumah. Hal ini disebabkan oleh gaji pas-pasan, gaya hidup tinggi, sementara harga properti semakin jauh. Sehingga, generasi muda merasa tidak sanggup mengumpulkan uang untuk DP.
Padahal, semakin lama menunda, semakin besar juga rasa ragu yang muncul. Tanpa informasi yang jelas dan pilihan yang tepat, semua terasa lebih berat dan membingungkan.
Walaupun terlihat susah, ada beberapa cara sederhana yang bisa Homers lakukan sebagai generasi muda agar bisa beli rumah sebelum usia kepala tiga.
Cara Beli Rumah untuk Generasi Muda

Berikut adalah beberapa cara beli rumah untuk generasi muda sebelum memasuki usia kepala tiga:
1. Atur Skala Prioritas: Menabung vs Gaya Hidup
Cara pertama bukan mencari rumahnya, tapi merapikan keuangan Homers. Generasi muda tidak harus berhenti ngopi atau traveling, tapi Homers perlu konsistensi.
Gunakan rumus 50/30/20, alokasikan 50% untuk kebutuhan, 30% keinginan, dan 20% untuk tabungan rumah. Jangan biarkan uang mengendap di tabungan biasa. Pertimbangkan simpan uang di reksa dana atau instrumen investasi lain agar dana DP rumah berkembang lebih cepat.
2. Manfaatkan Program KPR untuk Generasi Muda
Permerintan dan perbankan saat ini banyak menyediakan program KPR (Kredit Pemilikan Rumah) khusus generasi muda dengan berbagai kemudahan.
Homers bisa ambil cicilan hingga 20-30 tahun agar angsuran per bulannya terasa ringan. Selain itu, Homers juga bisa gunakan free PPN DTP saat beli rumah di tahun 2026 ini, dan cari developer yang menawarkan promo DP 0% atau subsidi biaya akad.
Baca Juga: Beli Rumah atau Bangun Rumah? Manakah yang Terbaik
3. Cari Lokasi “Sunrise Area”
Jangan memaksakan diri membeli rumah di pusat kota yang harganya sudah selangit. Carilah daerah penyangga yang sudah berkembang (sunrise area). Lokasi ini biasanya memiliki harga yang masih terjangkau namun memiliki potensi kenaikan investasi yang tinggi di masa depan.
4. Pilih Developer yang Mengerti Kebutuhan
Desain rumah yang estetik, lingkungan yang suportif, dan proses yang tidak ribet adalah kunci bagi pembeli rumah pertama. Pastikan Homers memilih hunian dari pengembang yang memiliki rekam jejak baik dan legalitas yang jelas.
Selain itu, jangan tunggu uang terkumpul 100% baru beli rumah, karena dalam properti, menunda berarti menghadapi harga yang semakin naik setiap tahunnya. Beli sekarang atau makin mahal kemudian.
Wujudkan Rumah Impian Bersama Gethome

Homers sebagai generasi muda sudah siap punya rumah sendiri? Jika sudah siap, yuk lihat pilihan hunian modern karya Gethome. Developer dengan portofolio ini menghadirkan hunian yang aman dan nyaman.
Dengan desain tropical modern, lokasi strategis di Cinangka, Depok untuk rumah Valencia Premiere Depok, Cibubur untuk Catania Premiere Cibubur, dan Jatisampurna buat rumah De Oasis Green Residence.
Serta, skema pembayaran yang fleksibel. Gethome membantu Homers mewujudkan mimpi memiliki hunian tanpa harus nunggu kaya.
Jangan tunda lagi! Cek pilihan unit terbaik dan promo menarik lainnya sebelum kehabisan. Klik tautan ini untuk konsultasi gratis dan temukan rumah impianmu sekarang!
Baca Selengkapnya: 6 Cara Beli Rumah Tanpa Riba yang Aman untuk Anak Milenial



