Atap Genteng vs Seng, Mana yang Lebih Sejuk dan Tahan Lama? 

Atap Genteng vs Seng

Belakangan ini, wacana gentengisasi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto tengah ramai diperbincangkan oleh publik. Pasalnya, gerakan ini menyerukan agar rumah di Indonesia mulai beralih dari atap seng ke atap genteng yang lebih tradisional dan dinilai memberikan kenyamanan ekstra. 

Pilihan material atap tidak sekedar soal estetika, tetapi juga memengaruhi rasa sejuk, ketahanan terhadap cuaca, bahkan usia pakai bangunan itu sendiri. Dua material yang paling umum dipakai di rumah tinggal adalah atap genteng (terutama dari tanah liat) dan atap seng atau metal. 

Kedua opsi ini memiliki karakteristik berbeda yang patut Homers pahami sebelum menentukan pilihan untuk hunian impian Homers. Berikut penjelasan lengkapnya! 

Apa Itu Atap Genteng dan Atap Seng? 

Apa Itu Atap Genteng dan Atap Seng?

Genteng umumnya dibuat dari tanah liat, beton, atau keramik yang dibakar hingga keras. Tradisi penggunaan genteng di Indonesia sudah berlangsung lama karena materialnya aman, tahan cuaca, dan memberi nuansa rumah tropis yang klasik. 

Sementara, atap seng adalah lembaran logam berupa galvanis, zincalume, atau baja ringan yang dipasang secara berlapis di atas rangka atap. Material ini populer karena ringan, cepat dipasang, dan relatif lebih murah dibanding genteng.

Perbedaan Atap Genteng vs Atap Seng

Berikut adalah beberapa perbedaan atap genteng vs atap seng yang perlu Homers ketahui sebelum menentukan pilihan untuk hunian Homers

1. Temperatur dalam Rumah 

    Rumah dengan Atap Genteng Lebih Sejuk

    Jika temperatur dalam rumah yang menjadi perhatian utama, atap genteng cenderung lebih sejuk dibanding seng. Genteng tanah tanah liat memiliki struktur yang lebih tebal dan pori-pori yang membantu meredam panas, sehingga meminimalkan panas langsung dari sinar matahari masuk ke ruang bawahnya. 

    Sebaliknya, atap seng berbahan logam cenderung menyerap panas lebih cepat, membuat ruangan di bawahnya terasa lebih hangat, terutama di tengah cuaca panas. Hal ini membuat genteng lebih nyaman dipakai di daerah dengan suhu tinggi atau paparan matahari intens. 

    2. Ketahanan dan Umur Pakai 

      Atap genteng memiliki umur pakai yang lebih lama jika dirawat dengan baik. Material genteng tanah liat atau keramik bisa bertahan puluhan tahun, bahkan lebih dari 20-30 tahun, tergantung kualitas dan pemeliharaan. 

      Sementara itu, atap seng atau metal bisa lebih cepat mengalami korosi atau berkarat, terutama jika kualitas lapisan pelindungnya kurang optimal di iklim tropis.

      3. Biaya Pemasangan dan Perawatan 

        Rumah dengan Atap Seng Mudah Berkarat

        Di sisi biaya awal pemasangan, atap seng tentu lebih ekonomis karena materialnya ringan dan proses pemasangan lebih cepat. Sedangkan, atap genteng membutuhkan rangka atap yang lebih kuat dan proses pemasangan yang lebih rumit, sehingga biaya awalnya lebih tinggi. 

        Namun, biaya perawatan genteng bisa lebih rendah dalam jangka panjang karena materialnya tahan terhadap panas dan tidak mudah rusak seperti seng yang mudah berkarat. 

        4. Estetika dan Ketenangan 

          Dari sisi tampilan, genteng memberikan kesan rumah yang lebih rapi, kokoh, dan berkelas. Cocok untuk rumah dengan gaya tradisional atau modern tropis. 

          Selain itu, genteng juga sangat efektif meredam suara hujan, sehingga Homers tidak akan terganggu oleh suara bising saat hujan deras.  

          Sementara itu, atap seng cenderung memberikan kesan modern minimalis atau industrial, sering dipilih untuk bangunan kontemporer. Namun, dari sisi ketenangan tidak efektif karena saat hujan rumah jadi lebih bising. 

          Jadi, kesimpulannya atap genteng lebih sejuk dan tahan lama daripada atap seng, terutama untuk hunian iklim tropis seperti di Indonesia. Material genteng mampu meredam panas dan suara hujan dengan lebih baik, sehingga memberikan kenyamanan jangka panjang bagi penghuni rumah. 

          Homers ingin punya hunian modern yang sejak awal dirancang sejuk dan nyaman? Pilih hunian dari Gethome yang mengutamakan kualitas bangunan, material tepat guna, dan desain rumah tropical modern. 

          Segera temukan unit pilihanmu di Gethome, buat janji survey, dan kunjungi marketing gallerynya untuk rasakan tinggal di rumah yang benar-benar nyaman setiap hari! 

          Baca insight menarik lainnya terkait properti, arsitektur, konstruksi, finansial, dan household hanya di news.gethome.id

          You May Also Like