Daftar Isi
Istilah DP rumah 0% dan DP 0 rupiah memang terdengar menggiurkan, apalagi buat Homers yang lagi berburu rumah pertama. Tapi, tahukah Homers kalau keduanya sebenarnya tidak sama?
Meski terlihat mirip, kedua istilah ini punya perbedaan penting yang perlu Homers pahami agar tidak salah kaprah saat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Perbedaan DP Rumah 0% dan 0 Rupiah
Berikut beberapa perbedaan Down Payment (DP) rumah 0% dan 0 rupiah yang perlu Homers pahami sebelum memutuskan beli rumah dengan skema KPR.
1. Pembayaran Uang Muka
DP rumah 0% bukan berarti tidak ada DP sama sekali. Down Payment atau uang muka tetap ada, sesuai aturan Loan to Value (LTV), tapi pembayarannya bisa dicicil tanpa bunga.
Di sisi lain, skema uang muka 0 rupiah memungkinkan pembeli untuk memulai tanpa pembayaran awal sama sekali. Homers bisa langsung mulai cicilan rumah.
2. Berdasarkan Loan to Value (LTV)
Uang muka 0% tepat ada sesuai ketentuan bank (berdasarkan LTV), tapi boleh dicicil tanpa bunga.
Contohnya: Homers beli rumah seharga Rp500 juta, jika LTV-nya 80%, berarti Homers harus bayar DP 20%, dengan jumlah Rp100 juta. Maka, bank akan memberikan pinjaman sebesar 80% (Rp400 juta).
Namun, jika LTV-nya 100%, maka Homers bisa dapat pinjaman penuh Rp500 juta, dan tidak perlu bayar DP. Jadi, DP 0% hanya berlaku jika LTV-nya 100%. Kalau tidak, DP tetap ada tapi bisa dicicil tanpa bunga.
Sedangkan, DP 0 rupiah tidak mengacu langsung ke aturan LTV. Bisa jadi DP dibayarkan oleh developer atau diintegrasikan ke dalam harga rumah.
3. Uang Muka yang Dikeluarkan di Awal
![]()
Uang muka nol persen tetap perlu mengeluarkan sejumlah biaya di awal, seperti cicilan DP, biaya notaris, administrasi, dan pajak. Sementara, uang muka nol rupiah benar-benar tanpa uang keluar di awal.
Termasuk DP dan biaya lainnya. Semuanya bisa ditangguhkan atau dimasukkan ke skema cicilan.
4. Skema Pembayaran
Uang muka 0% dibayar secara bertahap ke developer tanpa bunga, kemudian dilanjutkan cicilan KPR ke bank. Uang muka 0 rupiah, tidak ada pembayaran terpisah untuk down payment.
5. Pihak yang menanggung DP
DP 0% tetap menjadi tanggungan Homers sebagai pembeli, namun pembayaran dapat dilakukan secara bertahap dengan sistem yang lebih stabil. Di sisi lain, uang muka nol rupiah, DP ditanggung developer, atau disubsidi, sehingga pembeli tidak perlu membayar langsung.
6. Transparansi Harga Rumah
![]()
Perbedaan selanjutnya, uang muka 0 persen biasanya tetap sesuai nilai pasar. Sementara, dp 0 rupiah bisa jadi lebih tinggi, karena uang muka disembunyikan dalam total harga cicilan.
7. Kemudahan vs Komitmen Finansial
DP rumah nol persen memberikan kemudahan bagi Homers tanpa perlu mengubah nilai rumah secara signifikan. Cocok bagi Homers yang punya dana terbatas tapi tetap ingin pembayaran yang jelas.
Di sisi lain, uang muka nol rupiah cocok untuk Homers yang benar-benar belum siap mengeluarkan uang di awal.
Demikian informasi perbedaan DP rumah 0% dan 0 rupiah yang mirip tapi tak sama. Dengan memahami perbedaan tersebut Homers bisa mengambil keputusan membeli rumah yang lebih bijak.
Kalau Homers sedang merencanakan beli rumah dalam waktu dekat, dengan skema yang ringan di awal, transplantasi, dan penuh keuntungan, Homers bisa mulai mencari rumah karya Gethome.
Karena developer dengan portofolio terpercaya ini menawarkan DP rumah 0%, diskon 8%, dan cashback hingga Rp8 juta. Yuk kunjungi website Gethome, buat janji temu, dan kunjungi marketing gallery-nya untuk rasakan tinggal di hunian modern dengan lokasi strategis!
Cari dan baca informasi menarik lainnya terkait news, properti, konstruksi, arsitektur, dan household di blog Gethome!

