Mau Beli Rumah Cash Keras? Ini Cara Aman Untuk Pemula!

Beli Rumah Cash Keras

Beli rumah cash keras sering kali terdengar seperti impian, tanpa beban cicilan bulanan ataupun bunga KPR. Tapi, tahukah Homers bahwa membeli rumah dengan cara ini juga punya risiko? 

Jika tidak hati-hati, dana ratusan juta bahkan milyaran rupiah bisa hilang begitu saja karena kelalaian atau penipuan. Maka, bagi calon pembeli, khususnya pemula yang ingin beli rumah dengan sistem cash keras harus mengetahui dahulu beberapa cara aman dan cerdas berikut ini.

7 Cara Aman Beli Rumah Cash Keras Untuk Pemula

Developer Properti Indonesia

Berikut adalah tujuh cara aman dan cerdas beli rumah cash keras untuk pemula dari developer atau pengembang perumahan. 

1. Pilih Pengembang yang Kredibel 

Cara pertama adalah pilih pengembang yang kredibel saat ingin beli rumah  cash keras. Lihatlah portofolio proyek pengembang, dan baca berbagai review terkait pengembang tersebut. 

Jika developer atau pengembang tersebut sudah memiliki portofolio yang baik, berpengalaman membangun rumah, dan review terkait pengemabang positif, Homers bisa percayakan beli rumah melalui developer tersebut. 

Salah satu developer terpercaya, yang memiliki portofolio dan berpengalaman membangun rumah, ada gethome. Pengembang ini memiliki portofolio proyek di berbagai daerah sekitar Jakarta, khususnya di Selatan dan Timur Jakarta. 

Beberapa proyeknya antara lain perumahan De Oasis Green Residence, Valencia Premiere Depok, dan Catania Premiere Cibubur. 

2. Buatlah PPJB saat Bertransaksi 

Buat PPJB Saat Bertransaksi

Setelah menentukan ingin beli rumah melalui developer yang tepat, selanjutnya Homers harus pastikan membuat Pra-perjanjian Jual Beli atau PPJB. 

Dokumen ini dibuat setelah Homers melunasi booking fee. PPJB ini memuat peraturan pembayaran, informasi harga rumah, nama pembeli, dan waktu pengerjaan rumah.

Dengan demikian, hak dan kewajiban pembeli maupun penjual dapat terlindungi dan dipertanggung jawabkan. 

3. Membuat AJB dan SHM 

Cara selanjutnya adalah membuat Akta Jual Beli (AJB) sebagai dokumen resmi transaksi. AJB sangat penting karena menjadi dasar untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, seperti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), biaya administrasi, PPN, dan lainnya. 

Dokumen ini dibuat oleh notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang berwenang. Setelah AJB selesai dan ditandatangani kedua belah pihak, bisa melanjutkan proses untuk memperoleh dokumen legalitas properti. 

Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atau Sertifikat Hak Milik (SHM), sesuai status tanahnya. 

4. Gunakan Jasa Agen Properti 

Beli Rumah Cash Keras Gunakan Jasa Agen Properti

Buat Homers yang masih belum percaya atau belum memutuskan ingin beli rumah dimana, yang aman. Homers bisa gunakan jasa agen properti untuk memilih hingga transaksi beli rumahnya. 

Sebab, agen properti memiliki pengetahuan lebih terkait proses jual beli rumah, dan memiliki database listing yang lengkap. Sehingga, berguna dalam menemukan hunian terbaik sesuai kebutuhan dan terhindar dari tindak penipuan. 

Namun, ingat pilihlah agen properti terpercaya yang berada di bawah naungan perusahaan atau memiliki lisensi khusus. 

5. Hindari Membeli Properti Inden 

Jika Homers berencana beli rumah cash keras, sebaiknya hindari rumah inden. Sebab, rumah inden belum bisa langsung dihuni dan cenderung memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan dengan rumah siap pakai. 

Tak jarang, proyek gagal dibangun karena masalah seperti sengketa lahan atau bahkan penipuan oleh pengembang nakal. 

Namun, jika Homers tetap tertarik beli rumah inden, pastikan untuk menelusuri rekam jejak dan portofolio pengembangnya terlebih dahulu. Pilih yang sudah terbukti terpercaya dan memiliki proyek-proyek yang sukses sebelumnya. 

Seperti, gethome yang sudah memiliki rekam jejak dan portofolio dalam membangun rumah. Diantaranya rumah yang sudah dihuni ada Valencia Premiere Depok dan Marbella Premiere Indah. 

6. Negosiasi Harga ke Pengembang 

Negosiasi Harga Beli Rumah Cash Keras

Cara beli rumah cash keras selanjutnya adalah negosiasi harga ke pengembang. Manfaatkan posisi Homers sebagai pembeli tunai untuk meminta potongan harga langsung kepada pengembang. 

Dalam banyak kasus, diskon yang ditawarkan bisa mencapai 10 hingga 15 persen. Negosiasi ini bisa juga Homers lakukan saat membeli rumah dari agen properti atau pemilik langsung. 

Jadi, jangan ragu untuk membuka pembicaraan soal harga. Siapa tahu, dengan sedikit usaha, Homers bisa mendapatkan harga terbaik untuk rumah impian Homers

7. Membayar Booking Fee 

Buat Homers yang sudah yakin beli rumah cash keras di lokasi tersebut lewat pengembang atau agen properti, bisa langsung bayar booking fee atau uang tanda jadi. Hal ini dilakukan sebagai komitmen dan keseriusan dalam membeli rumah. 

Besaran booking fee bersifat tidak tetap, tergantung pada kebijakan pengembang atau hasil kesepakatan dengan pembeli. 

Itulah tujuh cara beli rumah cash keras yang aman dan cerdas buat pemula. Beli rumah cash keras memang bisa menghemat banyak waktu dan biaya. Tapi, sebagai pemula, Homers harus lebih teliti dan waspada. 

Selalu libatkan notaris profesional, cek legalitas properti, dan lakukan booking fee dengan dokumen yang sah.

Nah, kalau Homers lagi cari rumah impian di Depok yang lokasinya strategis, dekat dengan transportasi umum, pusat pendidikan, dan pusat perbelanjaan, yuk cek website gethome sekarang! 

Gethome menawarkan berbagai perumahan kelas menengah atas, dengan fasilitas lengkap dan keamanan 24 jam. Perumahan juga sudah menggunakan Smart Home System, cocok untuk generasi milenial dan gen z. 

Baca Selengkapnya: Gethome Kembali Laksanakan Qurban di Seluruh Proyek Perumahan-nya 

 

You May Also Like